Pengertian Puisi, Ciri-Ciri, Jenis, Unsur, dan Contoh Puisi


Pengertian Puisi, Ciri-Ciri, Jenis, Unsur, dan Contoh Puisi-Ketika membaca koran atau majalah pasti menemukan puisi yang dimuat. Tak hanya pada surat kabar, saat ini puisi juga bisa ditemui di mana saja, salah satunya adalah media sosial seperti Facebook. Pada saat sekolah, puisi biasanya dijadikan salah satu materi pelajaran Bahasa Indonesia yang nantinya akan membantu siswa untuk bisa lebih mengerti tentang pengertian puisi, ciri-ciri, jenis, unsur, dan contoh puisi.

Ketika ingin membuat puisi, banyak sekali teknik yang harus diperhatikan. Namun sebelum mulai belajar untuk membuat puisi, tidak ada salahnya jika mengetahui terlebih dulu puisi, ciri-ciri, jenis, unsur, dan contoh puisi.
Pengertian Puisi, Ciri-Ciri, Jenis, Unsur dan Contoh Puisi
Sebelum membuat puisi, pengertian puisi, ciri-ciri, jenis, unsur, dan contoh puisi wajib untuk diketahui agar puisi yang dibuat bisa bebas dari kesalahan dan bisa menjadi sebuah karya yang indah. Berikut pengertian puisi, ciri-ciri, jenis, unsur, dan contoh puisi:
Pengertian puisi adalah sebuah karya sastra yang memiliki wujud tulisan yang di dalamnya terdapat irama, rima, dan lirik dalam setiap baitnya. Pada umumnya, setiap puisi memiliki makna dan bisa mengungkapkan sebuah perasaan dari sang penyair  yang dikemas dalam bahasa imajinatif dan disusun menggunakan struktur bahasa  yang padat penuh dengan makna. Singkatnya, puisi merupakan sebuah karya seni yang berupa tulisan dengan menggunakan kualitas estetika atau keindahan bahasa sehingga berfokus pada bunyi, irama, dan penggunaan diksi.
Jika merasa kurang puas dengan pengertian puisi yang sudah disebutkan, perhatikan juga beberapa pengertian yang disebutkan oleh para ahli berikut ini:
1. Sumardi
Sumardi menyebutkan bahwa puisi merupakan karya sastra dengan bahasa yang dipersingkat, dipadatkan bahasanya, dan diberi irama sesuai bunyi yang padu dengan pemilihan kata kiasan yang memiliki sifat imajinatif.
2. Thomas Carlye
Menurut Thomas Carlye, pengertian dari puisi adalah ungkapan pikiran yang disampaikan secara musikalisasi.
Puisi terbagi menjadi dua jenis yaitu puisi baru dan puisi lama yang masing-masing memiliki ciri-ciri yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, berikut jenis puisi dan ciri-ciri yang dimiliki:
1. Puisi Baru
Puisi baru merupakan puisi yang tidak lagi terikat oleh aturan sehingga bentuk yang dimiliki menjadi lebih bebas dari puisi lama, baik itu rima, baris, bait, diksi, dan sebagainya. Puisi baru memiliki ciri-ciri bersifat simetris atau berbentuk rapih, sajak teratur, lebih menggunakan sajak syair atau pola pantun, umumnya berbentuk empat seuntai, terdiri dari kesatuan sintaksis (gatra).
2. Puisi Lama
Puisi lama adalah puisi yang masih terikat erat dengan kaidah dan berbagai aturan penulisan yang berlaku, seperti jumlah kata yang terdapat pada satu baris, jumlah baris kalimat dalam satu bait, sajak atau rima, banyaknya suku kata, serta penggunaan rima.
Puisi lama memiliki ciri-ciri tidak diketahui nama pengarang yang menciptakan puisi, merupakan sastra lisan karena cara penyampaian dan pengajaran dari mulut ke mulut, serta sangat terikat dengan kaidah dan banyak aturan yang masih berlaku.
Berikut salah satu contoh puisi karya WS Rendra
Mata Hitam
Dua mata hitam adalah mata hati yang biru
dua mata hitam sangat kenal bahasa rindu.
Rindu bukanlah milik perempuan melulu
dan keduanya sama tahu, dan keduanya tanpa malu.
Dua mata hitam terbenam di daging yang wangi
kecantikan tanpa sutra, tanpa pelangi.
Dua mata hitam adalah rumah yang temaram
secangkir kopi sore hari dan kenangan yang terpendam.
Itulah sedikit ulasan tentang pengertian puisi, ciri-ciri, jenis, unsur, dan contoh puisi. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Pengertian Puisi, Ciri-Ciri, Jenis, Unsur, dan Contoh Puisi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel