Seleksi Ketat, IPDN Bebas dari SOGOKAN

sogok sekolah kedinasan

Apakah IPDN bebas dari SOGOKAN?

IPDN (institute Pemerintahan Dalam Negeri) adalah salah satu sekolah kedinasan yang banyak diminati oleh lulusan SMA/ MA sederajat. Data yang diterima jumlah pendaftar IPDN pada tahun 2017 sebanyak 48.657 hanya 1.689 yang diterima, yang artinya hanya memiliki peluang lulus sekitar 3,47%. Dapat dilihat dari Jumlah saingan pendaftar Sekolah ikatan dinas 2017/2018.

IPDN tentunya memilih yang terbaik diantara yang terbaik, untuk itu dalam setiap tahapan seleksinya harus diawasi dengan ketat. Celah untuk melakukan pelanggaran dalam setiap seleksinya juga sangat kecil, ini diketahui dari setiap tahapan seleksi selalu dilaporkan kepada panitia pusat penerimaan calon praja IPDN.

Proses penerimaan calon praja dilakukan secara online. Dengan diberlakukannya sistem online akan membuat proses seleksi menjadi transparan, karena dalam setiap tahapan seleksi yang dilakukan akan langsung dilaporkan. Setelah dilaporkan maka data yang telah terkirim tidak dapat diganggu gugat.

Disamping itu IPDN menerapkan seleksi berbasi CAT (Computer Assisted Tes) untuk seleksi kemampuan dasar (TKD). Tes ini mengikuti standart penerimaan CPNS yang dapat dikatakan transparan. Transparan disini dilihat dari jika peserta telah selesai mengerjakan soal tes tersebut, maka nilai dari peserta tersebut langsung keluar dan dapat dicek. Nilai yang telah keluar akan otomatis terkirim kepada panitia pusat.

sogok sekolah kedinasan ipdn

ISU NEGATIF SOGOK-MENYOGOK SERTA BACKINGAN

Dalam proses penerimaan calon praja IPDN, setiap lini dikawal oleh KPK.  Pengawasan yang ketat oleh pihak KPK tentunya akan menjadikan proses seleksi bebas dari unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme. Disamping itu juga pendaftarannya tidak dipungut biaya. Apabila ada indikasi sogok atau backingan terhadap pihak terkait, maka dia dapat diperiksa oleh KPK.

Dari mulai pendaftaran hingga tahapan seleksi, KPK betul-betul mengawasi secara ketat. Jadi calon praja yang nantinya terseleksi betul-betul bersih karena kerja kerasnya sendiri.

IPDN Bebas dari SOGOKAN?

Isu negatif terus berkembang mengenai masuk sekolah kedinasan. Seringkali orang beranggapan bahwa apabila ingin lulus IPDN, maka kamu harus membayar sejumlah uang supaya bisa lulus. masih percaya dengan isu tersebut?

Zaman telah berubah dimana kualitaslah yang diperlukan untuk dapat masuk atau lulus kedalam sekolah kedinasan. Era dimana transparansi dijunjung tinggi dan bebas dari unsur korupsi,  kolusi, dan nepotisme.

Untuk itu proses penerimaan sekolah kedinasan seperti IPDN terus berbenah serta menganut sistem transparansi. Dengan adanya teknologi yang berkembang mempermudah masyarakat untuk dapat memantau setiap tahapan seleksi yang dilakukan. Setiap tahapan seleksi selalu dilaporkan kedalam situs website resmi panitia seleksi yang telah diberikan.

Jadi menurut anda apakan IPDN sudah dapat dikatakan Bebas sogokan?, silahkan anda sendiri yang menilainya.

Previous
Next Post »