Apa dan Mengapa diadakan Latsitardanus Kedinasan

Apa itu Latsitardanus?

Latsitardanus atau kepanjangan dari “latihan integrasi taruna wreda nusantara” adalah salah satu program integrasi antara taruna/ taruni akademi angkatan darat (AAD), akademi angkatan udara (AAU),akademi angkatan laut ( AAL),akademi kepolisian (AKPOL), Institut pemerintahan dalam negeri (IPDN), dan mahasiswa dari perguruan tinggi.

Kegiatan integrasi tersebut diikuti oleh taruna, praja, dan mahasiswa dari tingkat 4 atau semester akhir sebelum mereka lulus dari perguruan tinggi tersebut. kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Latsitardanus diadakan disetiap provinsi berbeda. Baru-baru ini latsitarda dilaksanakan diprovinsi Kalimantan utara, ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari nawacita jokowi yaitu membangun daerah perbatasan.

Dalam menjalankan programnya, para peserta latihan dibagi menjadi beberapa daerah latihan. Setiap daerah latihan dibagi menjadi beberapa kompi, dan kompi dibagi lagi menjadi pleton yang terdiri dari campuran taruna aad, aal, aau, ipdn, akpol, dan mahasiswa.

Dalam melaksanakan kegiatan latsitardanus, para peserta latihan tersebut ditempatkan dimasing-masing rumah warga, atau disebut rumah induk semang dimana mereka menjadi orangtua sementara para peserta didik tersebut. selama menjalani kegiatan latsitardanus, mereka harus tinggal bersama ditempat induk semang itu.

Mengapa diadakan Latsitardanus?

Latsitardanus diadakan agar setiap matra baik itu dari pertahanan (AAD, AAU, AAL), keamanan (AKPOL),  pemerintahan (IPDN), sipil (mahasiswa) dapat saling berkoordinasi dan menjalin integrasi dengan baik. Para taruna tersebut setelah lulus akan menjadi pemimpin/ perwira didaerah penempatannya nanti. Oleh karena itu diadakan latsitardanus supaya keutuhan NKRI dapat terlaksana dengan baik.

Selain itu para taruna membawa program untuk diimplementasikan dilokasi mereka latihan. Program tersebut terdiri atas pembangunan sarana dan infrastruktur, penyuluhan, pelatihan kepada warga, kegiatan sosial,  dan masih banyak lagi program yang mereka bawa selama 26 hari latihan.

Program-program tersebut sangat membantu provinsi yang dijadikan lokasi latihan. Sebagai contoh Kalimantan utara adalah provinsi yang baru dimekarkan dan berbatasan langsung dengan Malaysia, untuk itu perlu perhatian khusus agar dapat mempercepat pembangunan provinsi Kalimantan utara.

Tidak semua perguruan tinggi dapat mengikuti latsitardanus, hanya taruna dari ke 5 matra tersebut yang dirutin melaksanakan kegiatan itu. pemberian latihan integrasi kepada 5 matra tersebut sangat berguna sebagai bekal untuk mereka sebelum terjun langsung kelapangan tempat mereka berdinas.

Previous
Next Post »