April 14, 2017

Keuntungan Dan Biaya Masuk Kedinasan Akademi Imigrasi (AIM)

Sekilas Informasi Mengenai Kedinasan Akademi Imigrasi (AIM)


Akademi Imigrasi (AIM) adalah suatu pendidikan tinggi kedinasan di lingkungan kementerian Hukum dan  HAM yang menyelenggarakan pendidikan profesional kedinasan, terutama diarahkan pada penerapan keahlian, dan ilmu pengetahuan di bidang keimigrasian.

Pendidikan dilaksanakan selama tiga tahun yang diawali Pendidikan Dasar Kesamaptaan dibawah pengawasan Korps Marinir dan atau Korps Brimob, yang dilanjutkan dengan masa BASIS, yaitu Persiapan dan Pengenalan Kehidupan Taruna kepada calon taruna di Ksatrian AIM-Pusdiklat Depkum & HAM RI selama tiga bulan. Setiap taruna AIM diberi fasilitas asrama dan seluruh perlengkapan dan atribut taruna, meliputi seragam PDO (pakaian dinas olahraga), PDL (pakaian dinas lapangan), PDH (pakaian dinas harian), PDU (pakaian dinas upacara), PDP (pakaian dinas pesiar), seragam marching band serta atribut lain seperti topi pet, baret hingga sepatu. Taruna AIM diizinkan untuk pesiar setiap satu minggu sekali, dan setiap bulannya taruna AIM juga memperoleh uang saku. Biaya kuliah Gratis sampai tamat kuliah. Begitu pula akomodasi dan konsumsi di asrama.

Sistem Pendidikan Akademi Imigrasi (AIM)

Proses pendidikan di Akademi Imigrasi setara dengan Diploma III, yaitu berlangsung selama tiga tahun. Proses ini diawali dengan latihan dasar kesamaptaan, yaitu rangkaian kegiatan yang ditujukan buat pembentukan dasar mental, fisik, dan kedisiplinan para calon taruna. Pelatihan pendidikan dasar tersebut berlangsung selama 30 hari dengan supervisi langsung dari Korps Marinir yang merupakan salah satu komando primer TNI Angkatan Laut atau juga dari Korps Brimbo (Brigade Mobil) Kepolisian Republik Indonesia.

Kegiatan latihan dasar kesamaptaan di Akademi Imigrasi dirangkaikan dengan masa basis, yaitu masa persiapan dan sosialisasi kehidupan taruna kepada calon taruna. Masa ini berlangsung selama tiga bulan dan bertempat di pusat pendidikan dan latihan milik Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Di dalam pola pendidikan, Akademi Imigrasi menggunakan pola sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia Nomor: M.08-DL.01-05 Tahun 2000 tentang Panduan Pengajaran, Pelatihan dan Pengasuhan pada Akademi Imigrasi atau yang  dikenal dengan istilah “jarlatsuh”, yaitu singkatan dari pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan yang masing-masing memiliki bobot 50 %, 20 %, dan 30 %. 

Seperti halnya tahun lalu, setelah melalui pendaftaran secara online di portal www.panselnas.id,  seleksi dilakukan secara bertahap di kementerian/lembaga masing-masing. Ada yang melakukan seleksi sebelum atau sesudah pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Tes (CAT).

Biaya Masuk Seleksi Akademi Imigrasi

Hal yang sedikit berbeda dengan tahun lalu, kali ini pemerintah memungut biaya sebesar Rp 50.000 per peserta yang memenuhi syarat untuk mengikuti SKD dengan menggunakan sistem CAT. Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 63/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Badan Kepegawaian Negara.
Selain itu, ada beberapa Sekolah Kedinasan yang memungut biaya pendaftaran selain biaya tes SKD, yakni PKN STAN (Kemenkeu), STTD (Kemenhub), STIS (BPS) dan STMKG (BMKG). “Pengaturan biaya pendaftaran lain dilakukan oleh masing-masing kementerian/lembaga,” imbuh Deputi SDM.

Biaya Kuliah/ pendidikan Akademi Imigrasi

Setelah anda dinyatakan lulus dari setiap seleksi penerimaan akademi imigrasi, maka anda akan dilantik menjadi taruna/i di lembaga tersebut. setelah dilantik menjadi taruna/I resmi dilembaga tersebut, maka anda harus menjalani serangkaian kegiatan mulai dari pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan yang tentunya akan menguras banyak tenaga yang anda miliki. Namun selama pendidikan dilembaga kedinasan tersebut anda tidak dipungut biaya sama sekali, kecuali untuk kebutuhan pribadi anda sendiri. Semua perlengkapan mulai dari pakaian, perkuliahan, hingga sampai makan semuanya ditanggung oleh Negara, jadi mereka adalah anak Negara yang wajib membangun dan siap ditempatkan dimanapun setelah lulus dari akademi imigrasi tersebut.

Tahapan/ Cara Pendaftaran Akademi Imigrasi


  1. Buka portal https://panselnas.id, baca dan pahami semua penjelasan di semua halaman yang ada.
  2. Buka Formulir Pendaftaran, isikan nomer NIK, Nomor Kartu Keluarga, dan Kode di layar (captcha) dengan benar.
  3. Akan terbuka halaman pendaftaran, masukan alamat e-mail yang aktif, kata kunci/password baru untuk pendaftaran ini dan kode di layar (captcha) dengan benar.
  4. Akan terbuka halaman pemberitahuan "Registrasi Berhasil" dan akan terunduh otomatis lembaran/"struk" bukti registrasi yang berisi instruksi langkah selanjutnya yang harus diikuti pelamar. Lembaran bukti ini harus disimpan, baik dalam bentuk cetak/print dan berkas/"file" nya.



EmoticonEmoticon