August 17, 2017

Daftar Sekolah Ikatan dinas Gratis dan dapat uang saku

Setelah melewati jenjang pendidikan di SMA, para pelajar pada umumnya melanjutkan pendidikannya ke kenjang yang lebih tinggi. Banyak pilihan yang tentunya dapat dipilih oleh para pelajar setelah lulus dari SMA tersebut. Ada 2 perguruan tinggi baik itu Perguruan tinggi negeri / swasta dan Perguruan tinggi Ikatan dinas.


Setiap perguruan tinggi tentunya mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Diartikel sebelumnya sudah dibahas Apa keuntungan masuk Sekolah Kedinasan dan Daftar sekolah kedinasan terbaik. Sekolah ikatan dinas memang salah satu tujuan yang banyak di pilih oleh para lulusan SMA.

Baca : Jumlah Saingan Pendaftar Sekolah Ikatan Dinas 2017/2018

Berikut ini daftar Sekolah ikatan dinas Gratis

1. PKN STAN
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 137/PMK.01/2015 tanggal 15 Juli 2015, nama STAN berubah menjadi Politeknik Keuangan Negera STAN. 

2. Akmil (akademi militer) / AAU / AAL
Sekolah tinggi kedinasan akmil adalah sekolah tinggi kedinasan pendidikan TNI  yang mencetak Perwira TNI .
Baca :


4. Akpol (akademi kepolisian)
Sekolah tinggi kedinasan Akpol merupakan Institusi yang pendidikannya ada di Semarang, Jawa Tengah. Akpol ini khusus buat kalian yang berminat jadi pelindung dan pengayom masyarakat.
Baca :


5. IPDN (institute pemerintahan dalam negeri)
IPDN (institute pemerintahan dalam negeri) adalah lembaga pendidikan kepamongprajaan dibawah naungan kementrian dalam negeri (Kemendagri). Lamanya pendidikan di institute pemerintahan dalam negeri tersebut selama 4 tahun
Baca :

6. STIS (sekolah tinggi ilmu statistic)
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) yang semula bernama Akademi Ilmu Statistik (AIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan program D-IV dan D-III, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958. STIS mengemban visi menjadi lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional.
Baca : [TERBARU] Biaya seleksi dan Persyaratan masuk STIS

7. STMKG (Sekolah tinggi meteorologi dan geofisika)
STMKG adalah sekolah tinggi kedinasan yang berada dibawah naungan Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kalian yang suka akan dunia geografi dan fisika serta tentang planet, bumi dan alam semesta.
Baca : Mengetahui Informasi Lebih Jauh kedinasan STMKG

8. POLTEKIP (Politeknik ilmu pemasyarakatan)
AKIP atau Akademi Ilmu pemasyarakatan atau yang sekarang menjadi POLTEKIP (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan) adalah Sekolah ikatan dinas yang berada dibawah naungan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).
Baca : Mau tau Gaji dan Lulusan AKIP/Poltekip Kerja dimana?

9. POLTEKIM (Politeknik imigrasi)
Akademi Imigrasi (AIM) adalah suatu pendidikan tinggi kedinasan di lingkungan kementerian Hukum dan  HAM yang menyelenggarakan pendidikan profesional kedinasan, terutama diarahkan pada penerapan keahlian, dan ilmu pengetahuan di bidang keimigrasian.
Baca :


10. STSN (sekolah tinggi sandi Negara)
(STSN) Sekolah Tinggi Sandi Negara adalah sebuah perguruan tinggi kedinasan di Indonesia yang diselenggarakan oleh Lembaga Sandi NegaraRepublik Indonesia. STSN merupakan satu-satunya pendidikan tinggi persandian di Indonesia.
Baca : Informasi Gaji dan Prospek kerja STSN (Sekolah tinggi Sandi Negara)

Tags:
sekolah kedinasan gratis dan dapat uang saku
beasiswa butuh info sekolah ikatan dinas pemerintah
sekolah ikatan dinas dengan gaji tertinggi
perguruan tinggi ikatan dinas di jawa timur
sekolah ikatan dinas perhubungan darat
sekolah tinggi ikatan dinas gratis 2017
sekolah ikatan dinas setingkat sma


August 4, 2017

Gelar Sarjana Lulusan AKPOL, IPDN, AKMIL, AAU, AAL

Gelar Sarjana Lulusan AKPOL, IPDN, AKMIL, AAU, AAL

Setelah menempuh pendidikan lebih kurang 4 tahun lamanya, para taruna/taruni dan praja yang dinyatakan lulus menjadi perwira muda akan segera dilantik oleh presiden RI. Setiap matra tersebut mempunyai gelar sarjananya masing-masing.

Gelar Akademi kepolisian (AKPOL)

Pada tahun 2012 dan 2013 pendidikan di Akpol hanya 3 tahun, artinya pada saat itu lulusannya hanya setara dengan d3. Setelah dinyatakan lulus dari akpol, maka akan langsung melanjutkan pendidikan PTIK yang gelar lulusannya adalah Sarjana Ilmu kepolisian (S.I.K)

Pada tahun 2015, akpol melaksanakan pendidikan murni selama 4 tahun dengan kurikulum baru dengan gelar Sarjana Terapan Kepolisian (S.T.K). Intinya, sebelumnya Akpol itu setara D3 lalu langsung dilanjutkan S1 PTIK, dan mulai tahun ini Akpol bisa melahirkan sarjananya sendiri dengan kurikulum baru yang setara S1 jadi pendidikannya 4 tahun dan gelarnya baru.

Gelar AKMIL, AAU, AAL

Setelah lulus pendidikan mereka berhak menyandang gelar Sarjana Sains Terapan Pertahanan disingkat SSTHan. Jenjang D4 ini juga sudah diakui oleh Dirjen Dikti baik di Akmil, AAL maupun AAU mengenai penyelenggaraan studi pada masing-masing akademi.

Satu tahun pertama taruna, semua angkatan menempuh pendidikan di Akmil. Selama tiga tahun menempuh pendidikan di masing-masing matra, baik di Akmil, AAL dan AAU. Lulusan akademi Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai tahun 2011 sudah berhak menyandang gelar sarjana setara S1. Gelar yang digunakan adalah Sarjana Sains Terapan Pertahanan (SSTHan).

Gelar Institut Pemerintahan Dalam Negeri IPDN

Pendidikan di IPDN dilaksanakan selama 4 tahun. lulusan IPDN ada 2 yaitu dari D4 dan S1, jadi akan ada dua gelar berbeda dalam satu angkatan, yaitu sebagian akan bergelar S.IP dan yang lainnya akan tetap bergelar S.STP. 

Untuk D4 akan disebar di IPDN Kampus Sumbar, IPDN Kampus Sulsel, IPDN Kampus Sulut, IPDN Kampus NTB, IPDN Kampus Papua, IPDN Kampus Kalbar, IPDN Kampus Riau. Sedangkan Untuk S1 berada di IPDN Kampus Jakarta

Penutup, D4 dan S1?

D4 atau pun S1 merupakan strata pendidikan yang setara dan sudah diakui oleh kementrian melalui SK mentri pendidikan Nomor 234/U/2000 pasal 1 ayat 16. Meski setara, D4 dan S1 itu jelas berbeda. D4 itu termasuk ke jalur pendidikan profesional sedangkan S1 termasuk ke jalur pendidikan akademis.

D4 maupun S1 memiliki jumlah sks yang sama, yaitu sejumlah 144 SKS. Bedanya pada jalur pendidikan profesional –sebut saja diploma- lebih menitik beratkan pada skill dengan lebih mengutamakan praktek dibanding teori dengan persentase 60% praktek berbanding 40% teori. Sebaliknya pada jalur pendidikan akademis lebih mengutamakan teori dengan perbandingan 40% praktek dan 60% teori.

July 31, 2017

IPDN kembali membawa piala Juara umum OPTK 2017

Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) tahun 2017 digelar di kampus STIP,   Jalan Marunda Makmur No 1 Marunda, Jakarta Utara. OPTK 2017 dibuka oleh Kepala BPSDM Perhubungan (BPASMP) Dr.Ir. Djoko Sasono didampingi Ketua STPI Capt. Sahattua P.Simatupang, Ketua STPI Curug Capt. Novyanto dan pimpinan UPT BPSDM Perhubungan lainnya.


Perhelatan olah raga bergengsi OPTK 2017 melibatkan 1.852 taruna-taruni dari 19 perguruan tinggi kedinasan dari seluruh Indonesia. 

Dalam ajang OPTK yang  digelar sampai Minggu (30/7/2017) mempertandingkan berbagai acara lomba dan  pertandingan.  Mereka itu atara lain bola volley, futsal, sepak bola, atletik, karate, silat, tae kwondo dan cabang olah raga lainnya.
Sumber : http://beritatrans.com/2017/07/30/optk-2017-ditutup-sesban-bpsdmp-ini-kontingen-peraih-medali-terbanyak/

IPDN berhasil meraih juara umum pada OPTK 2017. Pada tahun sebelumnya juga kontingen IPDN berhasil membawa pulang piala juara umum pada optk 2016. 

Daftar peraihan medali OPTK 2017

IPDN : 18 medali emas, 9 perak dan 8 perunggu.
PKN/ STAN : 13 medali emas, 4 perak dan 11 perunggu
STIP : 10 medali emas, 6 perak dan 13 perunggu.
PIP Semarang : 9 medali emas, 2 perak dan 10 perunggu.
STBMKG : 7 medali emas, 6 perak dan 5 perunggu
Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial ( STKS) : 6 medali emas, 10 perak dan 9 perunggu.
Sekolah transportasi  STTD : 5 medali emas, 5 perak dan 9 perunggu.
STPI Curug : 4 medali emas, 4 perak dan 9 perunggu.
Poltekpel Surabaya: 2 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu
Politeknik Penerbangan/ ATKP Surabaya : 1 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu.
PKTJ Tegak : 1 perak dan 1 perunggu, dan API madiun meraih 1 perak

Ini adalah kemenangan yang ke 5 kalinya untuk kontingen IPDN. OPTK yang berlangsung di STIP Jakarta berlangsung dengan tertib meski ada sedikit keributan antar supporter. OPTK ini diadakan dengan tujuan membangun ikatan antar sekolah kedinasan.

July 28, 2017

Bagus Gak D1 STAN? Kelebihan dan Kekurangan D1 STAN

Apa Kelebihan dan Kekurangan Diploma 1 (D1) STAN

Pada tahun ajaran 2017/2018 PKN STAN membuka kembali pendaftaran calon mahasiswa baru dengan kuota sebanyak 6.961 orang. pada tahun ajaran tersebut, PKN STAN memiliki jenjang pendidikan DI, DIII, DIV dengan program studi:

  • Program Studi Diploma I Kebendaharaan Negara;
  • Program Studi Diploma I Kepabeanan dan Cukai;
  • Program Studi Diploma I Pajak;
  • Program Studi Diploma III Akuntansi;
  • Program Studi Diploma III Kebendaharaan Negara;
  • Program Studi Diploma III Kepabeanan dan Cukai;
  • Program Studi Diploma III Manajemen Aset;
  • Program Studi Diploma III Pajak;
  • Program Studi Diploma III Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai; dan
  • Program Studi Diploma IV Akuntansi.


Antara Diploma I (D1), Diploma III (D3), dan Diploma IV (D4) mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Tentu saja rata-rata orang akan memilih kuliah pada tingkat D3 atau D4 karena dinilai akan mempunyai karir yang mungkin pada posisi yang lebih tinggi dari D1.

Apakah anda berpikiran seperti itu juga? mari kita bahas kelebihan dan kekurangan program studi Diploma I (D1)

Kelebihan program studi D1 STAN

- Masa Kuliah yang cepat
Diploma I (D1) mempunyai masa kuliah selama 2 semester yang artinya D1 akan menempuh pendidikan selama kurang lebih 1 tahun. Disamping itu juga untuk pembuatan tugas akhir juga tidak akan terlalu sulit, kurang lebih seperti makalah. Dengan menempuh pendidikan selama 2 semester tentu saja akan mengurangi resiko untuk D.O (Drop Out).

- Lulus Lebih Cepat
Setelah menempuh program studi D1 selama 2 semester, para mahasiswa akan di wisuda atau dinyatakan lulus dari PKN STAN tersebut. setelah itu akan menjalani serangkaian tes CPNS, magang dan diklat pemantapan CPNS. Dengan hanya menempuh pendidikan selama 1 tahun saja, maka peluang kamu untuk menjadi PNS diusia muda akan sangat terbuka.

- Beban Kuliah lebih ringan.
Karena perkuliahan dilaksanakan selama 2 semester tentu juga akan meringkankan beban kuliah di PKN STAN tersebut. Beban kuliah itu contohnya keperluan mahasiswa seperti buku, alat tulis, keperluan pribadi, dan lain-lain.

Kekurangan Program studi D1 STAN

- Golongan Rendah
Lulusan D1 PKN STAN masuk sebagai pegawai golongan 2A. Mau tak mau, tentu saja ini akan mempengaruhi gaji yang diterima oleh lulusan D 1 jika sudah bekerja nanti. 

- WAJIB KERJA
wajib kerja lulusan D1 adalah 4 tahun. Kalo sebelum masa wajib kerja habis dan mau keluar dari Kementerian Keuangan, maka harus mengganti biaya ganti rugi uang kuliah sebesar 10 juta.

- Kurang Puas Dengan gelar
D1 stan sebenarnya ada gelar "ahli pratama (A.P.) cuma biasanya tidak pernah dipakai. Dengan ketidakpuasan tersebut, seringkali mereka mengambil jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Apalagi jika kamu tinggal dilingkungan mnasyarakat atau keluarga yang menganggap S1 jauh lebih bergengsi dari Diploma 1.

- Pendapatan
Gaji pokok pegawai II-A dengan masa kerja 0 tahun adalah 1,5 juta. Pendapat ini akan terus meningkat sejalan dengan kenaikan pangkat dan golongan.

Mungkin itu saja kelebihan dan kekurangan dari program studi diploma I (D1). perlu dingatkan, untuk masuk ke prodi D1 stan itu tidak mudah. untuk itu jangan pernah menganggap remeh prodi D1. Untuk memperoleh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, D1 harus sekolah lagi.

July 27, 2017

Indonesia maju jika berlandaskan Hymne Abdi praja

Indonesia maju jika berlandaskan Himne Abdi praja


Apa itu Hymne abdi praja? tentunya anda bingung dengan kata-kata tersebut. hymne abdi praja adalah lagu (hymne) yang wajib dinyanyikan serta menjadi dasar di sekolah kedinasan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Tidak tau siapa pencipta dari lagu tersebut, yang jelas lagu hymne tersebut memiliki makna yang dalam.

Ketika pertama kali saya mendengar lagu tersebut, rasanya bergetar jiwa dan raga ini. Mungkin ekspresi tersebut terlihat berlebihan, akan tetapi itulah yang saya rasakan. oleh karena itu, sebelum membahas makna hymne abdi praja, lebih baik anda membuka vidio dibawah ini.



Lirik Hymne Abdi Praja

DEMI TUHAN YANG MAHA ESA
NUSA DAN BANGSA
AKU BERSUMPAH SETIA
UNTUK MENGABDI DAN MELINDUNGI
SERTA MENGAYOMI BANGSAKU,NEGERIKU TANAH AIRKU
INDONESIA, KUSERAHKAN SELURUH JIWA RAGAKU
KUKERAHKAN SELURUH DAYAKU
UNTUK PERTIWI
TERIMALAH BAKTIKU
TERIMALAH PENGABDIANKU
ABDIPRAJA
DHARMA SATYA NAGARA BHAKTI
ABDIPRAJA
DHARMA SATYA NAGARA BHAKTI

Indonesia maju jika berlandaskan Himne Abdi Praja

Dalam memajukan negara Indonesia diperlurkan orang-orang yang memiliki rasa kenegaraan yang tinggi. Apabila seluruh aspek pemerintahan indonesia memiliki jiwa setia untuk mengabdi dan melindungi tanah air, maka dipastikan negara ini  akan maju. Dari lagu hymne abdi praja, yang saya resapi adalah pengabdian serta pelayanan yang diberikan dengan sepenuh hati, jiwa dan kekuatan demi Indonesia. 
Negara Indonesia adalah negara yang kuat, karena bersatu dari berbagi suku, agama, dan ras. Dari perbedaan tersebut lahirlah semboyan Bhinneka Tunggal Ika. 


Memajukan indonesia dengan berlandaskan hymne abdi praja yang menjadi ruh dan masuk dalam aliran darah seluruh masyarakat indonesia tentu saja membuat negara ini semakin kokoh dan disegani oleh negara lain. makna yang sangat dalam yaitu setia untuk mengabdi dan melindungi tanah air merupakan wujud penyerahan jiwa dan raga untuk Indonesia.

Para birokrat sebagai unsur penting dalam pergerakan roda pemerintahan juga diharapkan berperan dalam melayani dengan hati yang ikhlas sehingga masyarakat akan merasa dihargai. Pejabat pemerintahan bukanlah orang-orang yang harus dilayani, tetapi merekalah yang menjadi pelayan bagi masyarakat Indonesia. Apabila setiap orang memiliki rasa cinta akan tanah airnya, tentu saja segala perbuatan yang melanggar dan menjatuhkan harkat martabat indonesia tidak akan terjadi. 

Mengapa wajib dinyanyikan IPDN?

IPDN itu dibentuk untuk menghasilkan para pelayan masyarakat dalam pemerintahan. Setelah lulus dari IPDN menjadi pamong praja muda, mereka dipulangkan ke provinsi asalnya untuk mengabdi dan memajukan daerahnya sehingga antar provinsi dapat terjalin kerjasamanya.

Asal kata “pamong” berasal daribahasa Jawa “among” atau “emong” yang artinya adalah mengasuh atau membimbing atau mendidik. Dari kata among atau emong kemudian menjadi pengamong atau pengemong artinya orang yang mengasuh atau orang yang membimbing atau orang yang mendidik. Adapun istilah “praja” berasal dari bahasa Jawa kuno yang diartikan kerajaan atau negara. 

Jadi pantas saja lagu hymne abdi praja wajib dinyanyikan di IPDN karna merekalah calon pemimpin pemerintahan yang akan menggerakan roda pemerintahan tersebut. Indonesia dapat maju apabila pemerintahan tersebut dapat memiliki jiwa seperti yang terdapat dalam lagu hymne abdi praja.

July 25, 2017

Peraih Lulusan Terbaik (Adhi Makayasa) Taruna AKPOL, TNI AAL, AAU, AAD 2017

Lulusan Terbaik Taruna AKPOL,  TNI AAL, AAU, AAD 2017

Setelah menempuh pendidikan selama lebih kurang 4 tahun, kini para taruna AKPOL, TNI AAL, AAU, AAD mengikuti pelantikan perwira remaja (paja) di Istana merdeka, Jakarta. Acara pelantikan tersebut berlangsung pada pukul 08.30 WIB. Presiden Jokowi akan menjadi instruktur dalam upacara tersebut.

Lulusan terbaik dari empat matra tersebut dianugerahkan bintang Adhi Makayasa kepada empat Capaja. Bintang Adhi Makayasa adalah penghargaan tahunan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Kepolisian. Terdiri dari Matra Darat (dari Akademi Militer Magelang), Matra Laut (dari Akademi Angkatan Laut Surabaya), Matra Udara (dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta), dan Matra Kepolisian (dari Akademi Kepolisian Semarang).

Penghargaan itu diberikan kepada mereka yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik. Prestasi ini dilihat dari tiga aspek, yaitu akademis, jasmani, dan kepribadian (mental).

Dalam keterangan resmi TNI, ada 437 calon perwira remaja yang akan dilantik oleh Jokowi. Mereka terdiri dari 224 orang dari Taruna Akademi Militer; 94 orang dari Taruna Akademi Angkatan Laut; 117 orang dari Taruna Angkatan Udara; serta dua orang dari Taruna National Defence Academy. Sementara dari Taruna Kepolisian berjumlah 292 orang.

Lulusan Terbaik Lulusan Terbaik Taruna AKPOL,  TNI AAL, AAU, AAD 2017

1. Samsul Huda
Akademi: Akademi Angkatan Laut
Korps: Teknik
Asal Sekolah: SMAN I Babat Lamongan
Orang Tua: Slamet
Pekerjaan Orang Tua: Petani

2. Bernardinus Y. Kristian
Akademi: Akademi Angkatan Udara
Korps: Elektronika
Asal Sekolah: SMU Taruna Nusantara
Orang Tua: Yunianto
Pekerjaan Orang Tua: Petani

3. Wiraswanrill Sagala
Akademi: Akademi Militer
Korps: Infanteri
Asal Sekolah: SMAN I Sumbul
Orang Tua: Burhan Sagala
Pekerjaan Orang Tua: PNS Pemda Sumut

4. Ade Hertiawan
Akademi: Akademi Kepolisian
Korps: Polri
Asal Sekolah: SMU Taruna Nusantara
Orang Tua: Herlan
Pekerjaan Orang Tua: Pedagang 


Raut wajah senang, bangga sekaligus terharu menyaksikan tangis bangga dari orang tua penerima bintang Adhi Makayasa tersebut. Apabila kita lihat profil dari penerima lulusan terbaik tersebut, rata-rata dari kalangan sederhana. Ini membuktikan bahwa semua taruna berhak berprestasi tanpa memandang status sosial mereka.

Setelah pembacaan Keppres dan penyematan Bintang Adhi Makayasa, Presiden Jokowi membacakan sumpah pelantikan yang diikuti oleh ratusan Capaja TNI-Polri.

Adhi Makayasa Taruna AKPOL,  TNI AAL, AAU, AAD 2017
Lulusan terbaik AKPOL,  TNI AAL, AAU, AAD 2017


July 14, 2017

Atribut Brevet seragam Taruna Karbol Akademi Angkatan Udara (AAU)

Akademi Angkatan Udara (AAU) adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan udara di Yogyakarta, Indonesia. Akademi Angkatan Udara mencetak Perwira TNI Angkatan Udara.

Sistem Pendidikan di Akademi Angkatan Udara menganut sistem Tri Tunggal Terpadu. Artinya sistem pendidikan yang dilaksanakan meliputi kegiatan pengajaran, jasmani militer dan latihan serta pengasuhan secara terpadu dengan satu tujuan yaitu menghasilkan perwira berpangkat Letnan Dua yang mempunyai sifat "Tri Sakti Wiratama".

"Karbol" adalah nama panggilan populer yang melekat pada Laksamana Madya Udara Profesor Doktor Abdulrahman Saleh (almarhum). Sejak semasa beliau masih mahasiswa Kedokteran di "Geneeskundige Ilogeschool" Batavia (sekarang "Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia"), beliau dikenal sebagai satu-satunya ahli ilmu "Faal" pada saat itu di zaman jajahan pemerintahan Hindia Belanda.

Atribut dan Brevet di seragam Taruna Akademi angkatan Udara (AAU)

Evolet : Dipasang di kedua bahu sbg tanda Taruna/Kadet/Karbol Akademi TNI.

Chevron : Tanda pangkat Karbol yg dipasang di kedua lengan baju seragam.

- Chevron : Prajurit Karbol (Prakar) Tingkat I
- Chevron : Kopral Karbol (Kopkar) Tingkat I
- Chevron : Sersan Karbol (Serkar) Tingkat II.
- Chevron : Sersan Mayor Dua Karbol (Sermadakar) Tingkat III.
- Chevron : Sersan Mayor Satu Karbol (Sermatukar) Tingkat IV.

Monogram : Dipasang di kedua ujung kerah baju seragam sbg tanda matra.

Webbing Set : Pataka Akademi TNI segilima yg dipasang pada PDU II yg memakai sabuk silang putih di dada.

Tanda Kecakapan Taruna Karbol AAU

Tanda Kecakapan Terjun Payung (Para Dasar)

Tanda Kecakapan Terbang Layang (Glider).

Tanda Kecakapan Jungle & Sea Survival.

Katga atau Ponyard : Pedang Pendek yg menjadi kelengkapan atribut seragam PDU I dan PDPM Karbol.


  • Tali koor, tali jabatan di Wing Korps Karbol AAU




1. Tali Jabatan Komandan Wing Korps Karbol/ Danwingkor (tanda jabatan bintang 3).
2. Tali Jabatan Komandan Skadron Korps Karbol/ Danskadkor (bintang 2). Pemimpin setingkat Batalyon.
3. Tali Jabatan Komandan Flight Korps Karbol/ Danflightkor (bintang 1). Pemimpin setingkat kompi.
4. Tali Jabatan Komandan Elemen Korps Karbol/ Danelemenkor (tanpa bintang). Pemimpin setingkat peleton.
5. Tali Jabatan Kepala dan Anggota Lembaga Musyawarah Karbol/ Kalemuskar.
6. Tali Jabatan Kepala Seksi/ Kasi.
7. Tali Jabatan Kepala Urusan/ Kaur.
8. Tali Jabatan Komandan Polisi Karbol/ Danpolkar. Digunakan jg oleh anggota Polkar.

Masih banyak lagi atribut dan brevet yang akan diterima oleh taruna akademi angkatan udara (AAU) apabila ia mengikuti ujian pengambilan bravet tertentu.